Mata kuliah ini mempelajari aspek pertumbuhan dan perkembangan pada tanaman untuk mencapai hasil optimal dan reposn pertumbuhan tanaman yang terpapar kondisi cekaman lingkungan maupun biotik. Bahan kajian yang mencakup mata kuliah ini adalah: gerak pertumbuhan, pertumbuhan primer - sekunder, pertumbuhan vegetatif (perkecambahan, juvenil dan vegetatif dewasa), pertumbuhan generatif (pembungaan, pembentukan buah dan biji), penuaan/ senesens, analisa pertumbuhan tanaman,  hormon pertumbuhan, sistem pertahanan tanaman – signal tranduksi, sistem pertahanan tanaman – kerusakan oksidatif, faktor lingkungan pertumbuhan – optimasi pertumbuhan, faktor lingkungan pertumbuhan – stres lingkungan.

Mata kuliah ini mempelajari aspek-aspek biologi yang menjadi landasan untuk matakuliah berikutnya dengan penekanan pada bidang agroekoteknologi. Aspek-aspek yang dipelajari antara lain ruang lingkup biologi dan kimia kehidupan, sel dan organel, respirasi selular dan fotosintesis, pembelahan sel, pola pewarisan sifat, struktur dan ekspresi gen, keragaman hayati tanaman dan hewan, populasi, komunitas, ekosistem dan biologi konservasi

Mata kulian Fisiologi dan Biokimia tanaman mempelajari fisiologi dan struktur sel, keseimbangan air pada tumbuhan, kontrol transpirasi melalui stomata, nutrisi mineral  tumbuhan, transportasi ion dalam tumbuhan, fotosintesis dan translokasi hasil fotosintesis melalui floem, respirasi dan energi, fitohormon, gerak tropisme dan nasti pada tumbuhan, pertumbuhan dan perkembangan tanaman serta fisiologi stres lingkungan.

Membahas tentang pengertian dan pentingnya pertanian organik, keterpaduan di dalam pertanian organik, dasar-dasar nutrisi tanah penunjang pertanian organik, proses dekomposisi bahan organik, kualitas dan sifat bahan organik. Peran dan aplikasi pestisida organik, dasar penelitian dan pengembangan pertanian  organik. Tanaman pangan dan hortikultur organik serta sertifikasi organik.

Membahas tentang pegertian dan pentingnya sistem pertanian terpadu melalui pendekatan ekosistem, mengenal bentuk-bentuknya, intergrasi dengan ternak, penerapan LEISA, pengelolaan berbasis masyarakat,  pengelolaan  sistem dan pengelolaan komponen hasil dalam sistem pertanian terintegrasi