Mata kuliah pilihan Panduan Rancang Kota adalah mata kuliah yang mempelajari dan mendiskusikan mengenai ketentuan-ketentuan merancang kota (tata bangunan dan lingkungan). Panduan Rancang ini adalah panduan yang digunakan untuk mampu melengkapi dan menjelaskan secara lebih rinci suatu rencana umum yang telah ditetapkan sebelumnya.

Mata Kuliah Keterkaitan Desa-Kota akan memberi manfaat bagi mahasiswa untuk meningkatkan pemahaman mengenai permasalahan dan tantangan terhadap keterkaitan desa-kota sebagai salah satu isu penting dalam pembangunan wilayah dan kota di Indonesia.  Dengan mempelajari keterkaitan desa-kota ini, mahasiswa akan mampu menganalisis dan merumuskan permasalahan dan tantangan keterkaitan desa-kota yang relevan dan kontekstual, untuk kemudian merumuskan preskripsi yang perlu dilakukan untuk menangani permasalahan keterkaitan desa-kota di Indonesia. 

Dengan mengikuti Studio Proses Perencanaan, mahasiswa diharapkan dapat memiliki pengetahuan dan ketrampilan untuk menghasilkan profil/ rona wilayah perencanaan yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan melalui proses perencanaan yang baik dan benar. Mata kuliah ini memberikan penekanan agar mahasiswa dapat melakukan tahapan-tahapan awal  dalam kegiatan perencanaan secara ideal (dengan pendekatan rasional komprehensif), khususnya pengembangan basis data perencanaan dan penggunaan basis data untuk identifikasi potensi, masalah, analisis spasial dan tematis dalam skala wilayah, kota dan kawasan baik secara kuantitatif maupun kualitatif. Disamping itu juga memberikan bekal pada mahasiswa untuk mampu merencanakan kegiatan perencanaan (plan for planning), seperti penyusunan  proposal, desain dan manajemen survai.

Pengembangan lokal pada hakikatnya adalah suatu pendekatan dan alat pembangunan kewilayahan yang bertumpu pada mobilisasi sumber daya lokal dan berfokus pada pemecahan isu dan permasalahan spesifik wilayah. Dimensi teritorial pengembangan lokal sangat beragam meliputi wilayah administratif dan/atau wilayah fungsional tertentu dalam suatu negara (wilayah subnasional), bergantung pada cakupan isu dan permasalahan yang dihadapi. Lazimnya, lingkup substansi pengembangan lokal cenderung berasal dan berkaitan dengan aspek pengembangan ekonomi lokal, sehingga pendekatan ini sering dikaitkan dengan perencanaan pengembangan wilayah. Matakuliah ini bertujuan untuk membekali mahasiswa pada tingkat sarjana dengan wawasan teori, pendekatan, praktik, dan isu-isu kontemporer terkait pengembangan lokal. Pada akhir perkuliahan mereka diharapkan memiliki kompetensi dalam menerapkan prinsip pendekatan, konsep, dan strategi pengembangan lokal yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan daerah maupun nasional.

Mata kuliah ini menjadi pengantar untuk memahami komponen fisik , spasial dan arsitektur kota sebagai bagian dari proses evolusi perkembangan kota.


Setelah menyelesaikan mata kuliah pilihan MorfologiKota, mahasiswa akan dapat

  1. mengenali komponen fisik, spasial dan arsitektur kota beserta proses perubahannya,
  2. mengidentifikasi dan menganalisis komponen fisik dan spasial dari struktur perkotaan, dan aspek-aspek yang menyebabkan perubahan-perubahan dalam lingkungan perkotaan