Pengembangan lokal pada hakikatnya adalah suatu pendekatan dan alat pembangunan kewilayahan yang bertumpu pada mobilisasi sumber daya lokal dan berfokus pada pemecahan isu dan permasalahan spesifik wilayah. Dimensi teritorial pengembangan lokal sangat beragam meliputi wilayah administratif dan/atau wilayah fungsional tertentu dalam suatu negara (wilayah subnasional), bergantung pada cakupan isu dan permasalahan yang dihadapi. Lazimnya, lingkup substansi pengembangan lokal cenderung berasal dan berkaitan dengan aspek pengembangan ekonomi lokal, sehingga pendekatan ini sering dikaitkan dengan perencanaan pengembangan wilayah. Matakuliah ini bertujuan untuk membekali mahasiswa pada tingkat sarjana dengan wawasan teori, pendekatan, praktik, dan isu-isu kontemporer terkait pengembangan lokal. Pada akhir perkuliahan mereka diharapkan memiliki kompetensi dalam menerapkan prinsip pendekatan, konsep, dan strategi pengembangan lokal yang sesuai dengan kebutuhan pembangunan daerah maupun nasional.

Mata kuliah ini menjadi pengantar untuk memahami komponen fisik , spasial dan arsitektur kota sebagai bagian dari proses evolusi perkembangan kota.


Setelah menyelesaikan mata kuliah pilihan MorfologiKota, mahasiswa akan dapat

  1. mengenali komponen fisik, spasial dan arsitektur kota beserta proses perubahannya,
  2. mengidentifikasi dan menganalisis komponen fisik dan spasial dari struktur perkotaan, dan aspek-aspek yang menyebabkan perubahan-perubahan dalam lingkungan perkotaan