Manajemen kearsipan adalah kegiatan/pekerjaan pengurusan arsip yang meliputi pencatatan, pengendalian, pendistribusian, penyimpanan, pemeliharaan, pengawasan, pemindahan dan pemusnahan.

Kegiatan awal dalam manajemen kearsipan dimulai dengan pencatatan surat, yang dapat dikategorikan dalam 3 kategori yaitu pencatatan dengan buku agenda, pencatatan dengan menggunakan kartu kendali dan pencatatan dengan menggunakan tata naskah (takah). Kegiatan pencatatan surat terkait dengan kegiatan pengendalian, pendistribusian dan penyimpanan arsip, yang harus dikelola dengan suatu sistem kearsipan yang standar. Sistem kearsipan yang standar yang lazim digunakan di Indonesia adalah sistem abjad (alfabet), sistem nomor, sistem geografis, dan sistem subyek.

Terkait dengan UU Kearsipan No.7 Tahun 1971 dan UU No. 43 Tahun 2009,  manajemen dalam pemeliharaan, pengawasan, pemindahan dan pemusnahan arsip juga penting dilakukan. Manajemen kearsipan yang baik akan menunjang kegiatan administrasi yang baik pula, sehingga tujuan lembaga / instansi /organisasi akan tercapai.